- Satgas Damai Cartenz Tangkap NB Terkait Penembakan di Papua Pegunungan Yahukimo
- Gubernur Papua Selatan Lakukan Kunjungan ke PT. BIA Provinsi Papua Selatan
- Polisi Tangkap Tiga Terduga Pelaku Curas di Jalan Noari Merauke
- UPACARA PEMBINAAN TRADISI PERWIRA DAN BINTARA POLRI TAHUN 2026 POLRES MERAUKE, TANAMKAN SOLIDARITAS
- Penuh rasa Sukacita dan syukur ditengah Hari Ulang Tahun Tahbisan Episkopal yang ke - 32 Tahun 2026
- SATGAS KEPOLISIAN OPERASI DAMAI CARTENZ KEMBANGKAN PENANGKAPAN YN, AMANKAN SEJUMLAH BARANG BUKTI DI
- RESPONS CEPAT SATGAS KEPOLISIAN OPERASI DAMAI CARTENZ, POLRES JAYAWIJAYA DAN KOOPS TNI HABEMA TANGAN
- Diduga 11 Tahun Membohongi Orang Papua, PT Tunas Sawa Erma Digugat di Pengadilan Merauke
- GPI Menolak PSN di Tanah Papua hingga Kecam Militerisme dan Otoritarianisme
- Sepakat! Setiap anggota Polres Merauke Sumbang Beras Kepada Korban Banjir Rob
Iran Dorong dan dukung Palestina Terus untuk Melawan Israel

Keterangan Gambar : Iran Dorong Palestina Terus Lawan Israel
TEHERAN - Pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei menyampaikan pernyataan kontroversial terkait ketegangan di Gaza. Khamenei mendorong agar Palestina terus melawan Israel.
"Salah satu cara untuk menghentikan rezim kurang ajar ini adalah melanjutkan perlawanan dan dan perjuangan bersenjata harus diperluas ke Tepi Barat," sebut Khamenei, seperti dikutip dari IRNA, Kamis (24/7/2014).
Khamenei dikenal sebagai musuh besar Israel. Beberapa komentarnya membuat panas telinga pemimpin Israel.
Komentar paling pedas Khamenei adalah Iran tidak pernah mengenal Israel. Negara ini juga secara terang-terangan mendukung Hamas. Hamas sendiri sudah dimasukan ke dalam daftar hitam terorisme oleh Israel.
Selain itu, Khamenei dan beberapa pemimpin Iran berjanji akan menghilangkan Israel dari peta dunia. Bahkan, beberapa pekan lalu, Khamenei menyatakan peristiwa pembantaian warga Yahudi oleh Nazi satu abad lalu, hanyalah sebuah ilusi yang tak nyata.
Tuliskan Komentar anda dari account Facebook
Ada 1 Komentar untuk Berita Ini
-
Edo Ikfianda 09 Agu 2014, 17:34:35 WIB
Setelah membentuk Timnas, PSSI versi KLB pimpinan La Nyalla Mahmud Matalitti menunjuk Alfred Riedl sebagai pelatihnya.










