Klarifikasi Yosep Matakerna Terkait Isu Viral Dugaan Penyembunyian Dhiva Balagaize

Sagu89 News
By Sagu89 News 05 Jan 2026, 08:39:16 WIB Hukum
Klarifikasi Yosep Matakerna Terkait Isu Viral Dugaan Penyembunyian Dhiva Balagaize

Klarifikasi Yosep Matakerna Terkait Isu Viral Dugaan Penyembunyian Dhiva Balagaize


Merauke — Yosep Matakerna akhirnya memberikan klarifikasi resmi terkait informasi yang beredar luas di media sosial mengenai dugaan dirinya dan keluarga menyembunyikan Dhiva Balagaize, seorang anak yang dilaporkan hilang dari rumah sejak 27 Desember 2025. Isu tersebut menjadi viral setelah sejumlah unggahan di media sosial menyebutkan Dhiva menghilang dengan membawa beberapa barang pribadi, disertai berbagai spekulasi dari warganet.

Baca Lainnya :



Sebelumnya, keluarga Dhiva memposting informasi kehilangan tersebut di media sosial. Beragam komentar bermunculan, termasuk dugaan bahwa Dhiva melarikan diri bersama pacarnya. Namun hingga beberapa hari setelah kabar itu beredar, keberadaan Dhiva belum diketahui secara pasti dan memicu polemik serta tudingan yang menyeret nama Yosep Matakerna dan keluarganya.



Seiring berjalannya waktu, fakta baru terungkap. Dhiva diketahui tidak kabur bersama pacarnya, melainkan melarikan diri dari rumah dan meminta pertolongan ke rumah seorang kenalannya di Jalan Pendidikan, Merauke. Kepada pihak yang menolongnya, Dhiva mengaku menjadi korban penganiayaan oleh bapak tirinya, sehingga ia memilih meninggalkan rumah dalam kondisi luka dan memar di beberapa bagian tubuh.



Dalam pernyataannya, Yosep Matakerna menegaskan bahwa dirinya sama sekali tidak menyembunyikan Dhiva. Ia menyampaikan bahwa tindakan yang ia lakukan bersama istrinya semata-mata didorong oleh niat kemanusiaan untuk melindungi seorang anak yang datang meminta pertolongan. Yosep juga membantah keras tudingan yang menyebutkan dirinya terlibat dalam upaya menyembunyikan Dhiva, terlebih unggahan tersebut turut menampilkan foto dirinya mengenakan pakaian dinas dan mencatut nama marganya, yang menurutnya telah mencederai harga diri dan nama baiknya sebagai aparatur sipil negara (ASN) aktif.



Yosep menambahkan bahwa kasus ini telah dilaporkan kepada pihak berwajib, khususnya instansi yang menangani pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak, dan saat ini masih dalam proses. Ia menyatakan tidak terima karena keluarganya dipermalukan melalui pemberitaan dan unggahan yang dinilainya tidak bertanggung jawab. Oleh karena itu, Yosep menegaskan akan menempuh jalur hukum untuk menuntut pemulihan nama baik serta memproses akun-akun yang menyebarkan informasi tersebut sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.



Yosep juga menegaskan bahwa dirinya tidak hanya akan melaporkan akun-akun pribadi di media sosial, tetapi juga akun Facebook sejumlah media yang dinilai turut menggiring opini publik serta menyudutkan dan menyalahkan keluarganya tanpa dasar yang jelas. Ia menyebutkan bahwa seluruh akun dan media yang memviralkan serta mencatut nama, foto, dan identitas keluarganya telah didata dan dicatat sebagai bahan laporan. Yosep memastikan langkah hukum ini diambil semata-mata untuk menuntut pemulihan nama baiknya yang menurutnya telah tercemar akibat pemberitaan dan unggahan yang tidak bertanggung jawab.




Kanan - Iklan Sidebar
Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment