- Satgas Damai Cartenz Tangkap NB Terkait Penembakan di Papua Pegunungan Yahukimo
- Gubernur Papua Selatan Lakukan Kunjungan ke PT. BIA Provinsi Papua Selatan
- Polisi Tangkap Tiga Terduga Pelaku Curas di Jalan Noari Merauke
- UPACARA PEMBINAAN TRADISI PERWIRA DAN BINTARA POLRI TAHUN 2026 POLRES MERAUKE, TANAMKAN SOLIDARITAS
- Penuh rasa Sukacita dan syukur ditengah Hari Ulang Tahun Tahbisan Episkopal yang ke - 32 Tahun 2026
- SATGAS KEPOLISIAN OPERASI DAMAI CARTENZ KEMBANGKAN PENANGKAPAN YN, AMANKAN SEJUMLAH BARANG BUKTI DI
- RESPONS CEPAT SATGAS KEPOLISIAN OPERASI DAMAI CARTENZ, POLRES JAYAWIJAYA DAN KOOPS TNI HABEMA TANGAN
- Diduga 11 Tahun Membohongi Orang Papua, PT Tunas Sawa Erma Digugat di Pengadilan Merauke
- GPI Menolak PSN di Tanah Papua hingga Kecam Militerisme dan Otoritarianisme
- Sepakat! Setiap anggota Polres Merauke Sumbang Beras Kepada Korban Banjir Rob
Banjir Jakarta, Kerugian Ekonomi Capai Rp 1 Triliun
Jakarta Darurat Banjir

Keterangan Gambar : Banjir di daerah Pluit
Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia Sofjan Wanandi mengatakan, banjir yang melanda Jakarta sepekan ini telah menimbulkan kerugian ekonomi yang cukup tinggi. Biaya bencana yang ditanggung untuk sekadar menyediakan makan bagi para pengungsi pun mencapai Rp 1 miliar lebih.
Hal itu disampaikan Sofjan, saat ditemui di area bencana banjir di Penjaringan, Jakarta Utara, Minggu (20/1/2013).
Sofjan menegaskan, tak bergeraknya roda ekonomi di Jakarta akibat bencana banjir menyebabkan kerugian lebih dari Rp 1 triliun. Aktivitas perdagangan menjadi tidak berjalan, dan kawasan Industri Pulogadung juga ikut lumpuh karena tak memperoleh suplai listrik akibat gardu listrik terendam banjir.
Baca Lainnya :
- Roy Suryo Menpora, SBY Dipertanyakan7
- Fatima Nabil, Presenter TV Berjilbab Pertama di Mesir0
- Israel, Tumor yang Harus Dihancurkan dari Muka Bumi1
- Foto Bugil Pangeran Harry Beredar di dunia international0
- Soto Betawi H. Husein sangat enak sekali0
Negara importir pun, katanya, mulai mempertanyakan kapan Jakarta bisa pulih, karena ini sangat terkait dengan kegiatan ekspor komoditas keluar negeri dari seluruh daerah di Indonesia yang bertumpu di Jakarta.
”Importir itu mulai bertanya-tanya, kapan banjir di Jakarta bisa surut. Kendati mereka saat ini memahami Jakarta sedang dilanda bencana,” kata Sofjan. (sumber: kompas.com)
Video Terkait:










