- Satgas Damai Cartenz Tangkap NB Terkait Penembakan di Papua Pegunungan Yahukimo
- Gubernur Papua Selatan Lakukan Kunjungan ke PT. BIA Provinsi Papua Selatan
- Polisi Tangkap Tiga Terduga Pelaku Curas di Jalan Noari Merauke
- UPACARA PEMBINAAN TRADISI PERWIRA DAN BINTARA POLRI TAHUN 2026 POLRES MERAUKE, TANAMKAN SOLIDARITAS
- Penuh rasa Sukacita dan syukur ditengah Hari Ulang Tahun Tahbisan Episkopal yang ke - 32 Tahun 2026
- SATGAS KEPOLISIAN OPERASI DAMAI CARTENZ KEMBANGKAN PENANGKAPAN YN, AMANKAN SEJUMLAH BARANG BUKTI DI
- RESPONS CEPAT SATGAS KEPOLISIAN OPERASI DAMAI CARTENZ, POLRES JAYAWIJAYA DAN KOOPS TNI HABEMA TANGAN
- Diduga 11 Tahun Membohongi Orang Papua, PT Tunas Sawa Erma Digugat di Pengadilan Merauke
- GPI Menolak PSN di Tanah Papua hingga Kecam Militerisme dan Otoritarianisme
- Sepakat! Setiap anggota Polres Merauke Sumbang Beras Kepada Korban Banjir Rob
Perusahaan Besar Sharp Tak Lagi Produksi TV?

Tokyo - Sharp kabarnya mempertimbangkan untuk lebih fokus memproduksi panel LCD (liquid crsytal display) sehingga perlu menjual sejumlah unit bisnisnya. Perusahaan asal Jepang ini berencana untuk tak lagi merakit TV.
Sharp seperti dilaporkan surat kabar setempat Nikkei, disebut-sebut akan melepas unit bisnis mesin fotokopi dan pendingin ruangan (AC) agar lebih fokus dalam persaingan pasar LCD.
Namun seperti dilansir Reuters dan dikutip detikINET, Sabtu (18/8/2012), Sharp melalui juru bicaranya menolak laporan tersebut. "Kami mempelajari berbagai pengukuran, namun tidak ada fakta yang mendukung laporan surat kabar Nikke mengenai kemungkinan penjualan operasional utama Sharp," ujar juru bicara tersebut.
Performa perusahaan elektronik ini memang tidak menggembirakan awal bulan ini, dengan harga saham yang merosot pada titik terendahnya dalam 40 tahun terakhir.
Nikkei menyebutkan, sebagai bagian dari upaya pemulihan, Sharp juga akan melakukan spinoff pabriknya di pusat Jepang, yang membuat panel LCD untuk smartphone dan tablet, termasuk untuk komponen iPhone dan iPad Apple.
"Sharp mungkin saja menerima suntikan investasi dari pabrikan lain dan menjalankan operasional pabrik bersama-sama, seperti yang dilakukan Hon Hai roPrecision asal Taiwan di pabrik Sakai yang berlokasi di prefecture Osaka," tulis Nikkei.
Saham Sharp turun 1,14% menjadi 173 yen pada penutupan perdagangan Jumat.










